Ironi

Kepandaian mestinya membantu manusia untuk menemukan pola, bukannya justru membelit akal pikirnya dengan prasangka tak ada ujung. Kecerdasan harusnya menggiring pada cahaya bukannya justru memekat­kannya.

Kalau benar ilmu pengeta­huan selalu diawali dengan keraguan, lalu kemana ilmu pengeta­huan akan membawa kita? Kalau benar ilmu pengeta­huan merelat­ifkan semua tesis kebenaran, lalu apa tautan kebenaran kita?