Be Kind

Iya, kita tahu maksud dari kebenaran anda. Namun, tak perlu menasehati dengan merendah-rendahkan yang lain. Banyak orang tahu bahwa dia salah tapi nekat melakukan kejahatan, bukan untuk menjadi jahat tapi untuk membela harga dirinya, mempertahankan keyakinannya, yang belum pasti benar itu. Seringkali faktor emosional menutup pertimbangan intelektual. Itu yang banyak terjadi di kelompok-kelompok itu.

Atau anda berharap 200 juta lebih rakyat Indonesia itu sama persis kualitas pemikirannya dengan anda? Tentu tidak, kan.

Kedua, anda pintar dan mereka bodoh? Okay, anggap saja itu benar. Lantas, bagaimana mestinya? Orang pintar harus mengerti bahasa orang bodoh atau orang bodoh yang harus memahami orang pintar? Lalu buat apa kepintaran kalau anda tak bisa memahami orang yang masih bodoh?

So, be kind.