Nalar Elektoral

Aku heran jika kritik atas pemerintahan mengganggu nalarmu. Bukannya proses elektoral lima tahunan negara ini dirancang untuk terus menerus mencari tata kelola pemerintahan yang lebih baik dari sebelumnya?

Mestinya, kau tak perlu gusar, kawan. Sebab, jikapun petahana yang tetap menjadi presiden berikutnya, ia pun harus lebih baik dari lima tahun ke belakang. Apalagi jika lawannya yang terpilih.

Lalu darimana kau dapat parameter “lebih baik” jika semua kritik kau tempel dengan label “lawan”? Bagaimana kau tahu esok mereka akan lebih baik jika data-data dan fakta-fakta yang ada di sekelilingmu kau acuhkan hanya karena ia datang dari seseorang yang kau anggap lawanmu.