Belajar di Sekolah

Rian hari ini menjalani hari pertama sekolahnya. 

Berangkat sekolah tampak terasa menyenangkan. Hal yang tak lazim. Entah sejak sekolah kelas berapa rasa menyenangkan itu lambat laun lalu hilang. Lalu menjadi keharusan, rutinitas, berganti dengan malas dan penuh tekanan. 
Mulailah kita memisahkan antara dunia belajar dan dunia bermain. Padahal hakikatnya, setiap waktu adalah belajar, hingga akhir menutup mata.
Albert Einstein pernah menitipkan sebuah pesan pendek untuk anaknya yang berumur 11 tahun, Hans Albert. Selain sebuah pesan singkat tentang semangat belajar, pesan Einstein ini juga menunjukkan bahwa seorang jenius tidak bermain dengan retorika-retorika tapi dengan kalimat yang tajam dan jelas.
I am very pleased that you find joy with the piano. This and carpentry are in my opinion for your age the best pursuits, better even than school. Because those are things which fit a young person such as you very well. Mainly play the things on the piano which please you, even if the teacher does not assign those. That is the way to learn the most, that when you are doing something with such enjoyment that you don’t notice that the time passes. I am sometimes so wrapped up in my work that I forget about the noon meal…

Belajar terus sepanjang hidupmu, Nak. Bodoh adalah saat kamu berhenti belajar. 


Posted in Tak Berkategori