Ironi

Kepandaian mestinya membantu manusia untuk menemukan pola, bukannya justru membelit akal pikirnya dengan prasangka tak ada ujung. Kecerdasan harusnya menggiring pada cahaya bukannya justru memekat­kannya.

Kalau benar ilmu pengeta­huan selalu diawali dengan keraguan, lalu kemana ilmu pengeta­huan akan membawa kita? Kalau benar ilmu pengeta­huan merelat­ifkan semua tesis kebenaran, lalu apa tautan kebenaran kita?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s